Tips Berjualan Busana Muslim Di Eropa Dan Timur Tengah

Sampai hari ini telah ada banyak sekali desainer yang berasal dari Indonesia yang memperkenalkan berbagai macam rancangan baju muslim. Sebenarnya kalau kita menengok lagi ke belakang, berbagai fashion busana muslim hijab sama sekali gak di perhitungkan dan gak ada yang melirik. Akan tetap beda banget sama sekarang dimana kita bisa menemukan berbagai macam desain dan brand baju mislim yang sangat bagus sekali. Seebenarnya bangkitnya fashion hijab ini gak Cuma bisa kita lihta berdasarkan dengan berbagai macam desainer serta model busana muslim yang di keluarkan. Karena banyak brand-brand terkenal dan besar yang juga ikut pula dalam mengeluarkan produk baju muslim untuk para konsumennya. Bahkan beberapa waktu yang lalu salah satu brand busana dan olahraga paling terkenal di dunia, yaitu Nike mengeluaran produk yang di sebut dengan nama Pro Hijab.

Dengan diluncurkan produk semacam ini pastinya akan membuat peluang produk tersendiri di berbagai dunia. Maka dari itu untuk kamu yang mau berbisnis busana muslim di seluruh dunia, khususnya di wilayah Eropa seperti Turki dan negara-negara Timur tengah, harus memperhatikan berbagai hal atau tips yang wajib di ketahui. Pertama yang perlu di ketahui yaitu kalau orang-orang di Eropa lebih menyukai baju muslim yang memiliki desain fungsional dan dapat melebur dengan lingkungan disekitarnya. Karena menurut beberapa pakar yang pernah mencoba untuk menjembatani produk dari Indonesia agar bisa di jual di wilayah Eropa seringkali menemukan desain yang terlalu mencolok dan kurang disukai oleh orang-orang yang berasal dari Eropa ini.

Karena terlalu banyak desainer Indonesia yang mendesain baju dengan warna yang lebih mencolok, alhasil malahan kurang laku disana. Hal ini sendiri karena seperti yang kita ketahui kalau di Eropa itu orang yang beragama Islam masih sangat minoritas. Jadi para pembeli lebih menyukai untuk membeli busana yang tidak dapat menarik perhatian dan lebih suka menggunakan baju yang banyak di pakai oleh para mayoritas. Sebenarnya kalau kita lihat di acara fashion show, banyak sekali desainer yang mendapatkan apresiasi dan tepuk tangan, tapai kalau mau membelinya, sebenarnya orang-orrang di sana juga masih saja berpikir dua kalu. Apalagi kalau desain yang di berikan itu desain yang terlalu mencolok.

Berbeda halnya dengan masyarakat yang ada di wilayah Timur Tengah. Misalnya sajakalau kita melihat para pembeli di negara Maroko dan Tunisia yang sangat menyukai pakaian yang ada bling-blingnta maupun yang memiliki nuansa keemasan. Ini banyak sekali kalai kita lihat di toko-toko yang ada di negara tersebut. Lalu kalau kita melihat di Uni Emirat Arab, khususnya di Dubai. Kalau masyarakat disana sangat menyukai desain pakaian yang terbilang unik.

Itulah beberapa hal yang patut di perhatikan saat akan berbisnis busana muslim di wilayah Eropa dan Timur Tengah. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *